'Rawon Enak' dengan Kluwek Madura Asli
PECINTA kuliner yang doyan masakan khas Jawa Timur, bisa mampir sejenak di Warung 'Rawon Enak' di Jalan Ringroad Utara, Kronggahan, Trihanggo, Sleman. Sajian utama sekaligus menu paling favorit adalah rawon dengan rasa mantab pedas asin menyatu lantaran kluwek, bumbu khas rawon didatangkan langsung dari Madura.
"Dulunya disini masih sepi, kanan kiri hanya sawah saja. Tapi setelah buka 29 Juli kemarin, warung ini ternyata langsung disambut hangat para pelanggan yang gemar makan rawon," ujar Ena Vadaq kepada KRjogja.com Jumat (11/10/2013) di warungnya.
Menurutnya, kunci dari rasa rawon yang terdiri dari tumisan, kluwek, daging pilihan yang empuk plus rempah-rempah itu diracik secara khusus oleh ibunda dari sang pemilik warung yang ternyata sudah diwariskan secara turun temurun. "Di Yogya sendiri, kluwek kurang bagus, maka terpaksa saya harus mendatangkan langsung dari Madura atau dari Jawa Timur," ucapnya. Selain rawon, menu spesial lain adalah nasi kebuli yang hanya dijual setiap Jumat saja. Nasi kebuli disajikan seperti nasi uduk berwarna kecoklatan dan berempah. Isinya ada krengsengan kambing, emping goreng dan juga lengkap dengan acar nanas yang berfungsi untuk menetralisir kolesterol.
Sedangkan menu lain yang tidak kalah enak ada sop pengantin yang biasa disuguhkan pada acara pernikahan di Madura. Ada juga soto daging, penyetan ayam kampung, tempe, tahu dan terong. Untuk sambalnya ada sambal bawang juga sambal terasi yang bisa diorder mentah atau matang. Disitu, menu minuman yang spesial yaitu Pokak. "Kalau di Arab, ini semacam bir nya Arab, karena bisa menghangatkan badan serta menambah stamina pria.
Minuman ini terdiri dari jahe, sere, kayu manis, pandan dan gula Jawa yang direbus jadi satu. Sedang yang lainnya ada es sirup jadul, soda gembira, teh poci gula batu, kopi tumbruk Madura atau es teh/jeruk. Tidak ketinggalan jus buah melon, alpukat, mangga, tomat, jambu, sirsak, strawberi atau blewah yang dijual Rp 9.000. Namun untuk segelas pokak harganya hanya Rp 6.000 saja," terang Ena yang kini dibantu 11 karyawan.
Ibu yang sudah dikaruniai 3 anak itu membuka warung makan berbentuk joglo yang dipadukan ukiran-ukiran khas Madura. "Saya ingin konsepnya Jawa dan Jawa Timur. Untuk itu menunya pun juga harus yang Jawa Timur, karena memang saya ingin menyajikan masakan Jawa Timur yang sebenarnya," katanya.
Semua menu disuguhkan dengan harga terjangkau, seperti nasi rawon seharga Rp 15.000, soto daging sapi juga Rp 15.000, sop pengantin Rp 13.000 dan nasi kebuli Rp 30.000. Sedang paket ayam kampung plus tahu, tempe, lalapan dan sambal hanya Rp 18.000 perporsinya.
"Namun khusus hari Senin, warung saya tutup. Lainnya ya buka mulai pukul 9 pagi hingga 9 malam," pungkas Ena. (*-1)
Menurutnya, kunci dari rasa rawon yang terdiri dari tumisan, kluwek, daging pilihan yang empuk plus rempah-rempah itu diracik secara khusus oleh ibunda dari sang pemilik warung yang ternyata sudah diwariskan secara turun temurun. "Di Yogya sendiri, kluwek kurang bagus, maka terpaksa saya harus mendatangkan langsung dari Madura atau dari Jawa Timur," ucapnya. Selain rawon, menu spesial lain adalah nasi kebuli yang hanya dijual setiap Jumat saja. Nasi kebuli disajikan seperti nasi uduk berwarna kecoklatan dan berempah. Isinya ada krengsengan kambing, emping goreng dan juga lengkap dengan acar nanas yang berfungsi untuk menetralisir kolesterol.
Sedangkan menu lain yang tidak kalah enak ada sop pengantin yang biasa disuguhkan pada acara pernikahan di Madura. Ada juga soto daging, penyetan ayam kampung, tempe, tahu dan terong. Untuk sambalnya ada sambal bawang juga sambal terasi yang bisa diorder mentah atau matang. Disitu, menu minuman yang spesial yaitu Pokak. "Kalau di Arab, ini semacam bir nya Arab, karena bisa menghangatkan badan serta menambah stamina pria.
Minuman ini terdiri dari jahe, sere, kayu manis, pandan dan gula Jawa yang direbus jadi satu. Sedang yang lainnya ada es sirup jadul, soda gembira, teh poci gula batu, kopi tumbruk Madura atau es teh/jeruk. Tidak ketinggalan jus buah melon, alpukat, mangga, tomat, jambu, sirsak, strawberi atau blewah yang dijual Rp 9.000. Namun untuk segelas pokak harganya hanya Rp 6.000 saja," terang Ena yang kini dibantu 11 karyawan.
Ibu yang sudah dikaruniai 3 anak itu membuka warung makan berbentuk joglo yang dipadukan ukiran-ukiran khas Madura. "Saya ingin konsepnya Jawa dan Jawa Timur. Untuk itu menunya pun juga harus yang Jawa Timur, karena memang saya ingin menyajikan masakan Jawa Timur yang sebenarnya," katanya.
Semua menu disuguhkan dengan harga terjangkau, seperti nasi rawon seharga Rp 15.000, soto daging sapi juga Rp 15.000, sop pengantin Rp 13.000 dan nasi kebuli Rp 30.000. Sedang paket ayam kampung plus tahu, tempe, lalapan dan sambal hanya Rp 18.000 perporsinya.
"Namun khusus hari Senin, warung saya tutup. Lainnya ya buka mulai pukul 9 pagi hingga 9 malam," pungkas Ena. (*-1)



0 komentar:
Posting Komentar